Mazmur 66:19
Tampilkan postingan dengan label Noted. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Noted. Tampilkan semua postingan
Sabtu, 11 Januari 2014
Rabu, 23 Oktober 2013
Noted
Biasakan lakukan hal yang benar bukan membenarkan hal yang biasa dilakukan
-Alm. dosen Komunikasi Antar Pribadi-
Selasa, 15 Oktober 2013
Selasa, 07 Mei 2013
Let's smile people :) Life is beautiful
A smile is infectious. It brings happiness to those giving it and those receiving it.
— Marissa Anita (@MarissaAnita) May 2, 2013
Rabu, 01 Mei 2013
Welcome May :)
Cheating is easy .... try something more challenging .... like being faithful.
— Adhymaz GeorgeMartin (@dimasmartinn) May 1, 2013
Hello May,
Selamat datang hari baru, bulan baru. Saya menyambutmu dengan semangat positif.Maka, kutipan bijak di atas dari sepupu, kalimat yang baik mengawali bulan.
Selamat 'May'njalani :)
Peluk,
Ingrid Tambun
That's true people :)
😊 RT @afritwira: People will hurt you but you can't use that as an excuse to hurt someone back.
— Marissa Anita (@MarissaAnita) April 13, 2013
Be happy :)
Forgiveness is one of the number one traits linked to happiness in humans
— Untold Secrets™ (@UntoIdSecrets) April 24, 2013
Kamis, 18 April 2013
Sudah jatuh, tertimpa tangga pula
"3 Hal yang Orang Gak Mau: (1) Sakit, (2) Bokek, (3) Udah Sakit, Bokek lagi."
— Safir Senduk (@SafirSenduk) January 28, 2013
I think so
Haters don't really hate you, they hate themselves;
because you're a reflection of what they wish to be
-idk-
Rabu, 17 April 2013
Mengalahkan diri
Pada suatu hari gue sadar, bahwa kita bisa jadi yg terbaik tanpa harus mengalahkan orang lain. Hanya perlu mengalahkan diri sendiri.
— Pandji Pragiwaksono (@pandji) December 18, 2012
Kamis, 11 April 2013
Rabu, 03 April 2013
Noted
You are the same today that you are going to be in five years from now except two things: the people with whom you associate and the books you read.
-Charles Jones-
Rabu, 27 Maret 2013
Agree
If malice or envy were tangible and had a shape, it would be the shape of a boomerang. - Charley Reese
— Marissa Anita (@MarissaAnita) March 6, 2013
Setuju
Saat kita mencemooh orang lain, yang terlihat buruk bukan dia, melainkan kita sendiri.
— Marissa Anita (@MarissaAnita) March 6, 2013
Respon yang tepat
It is not what happens to you but how you respond to what happens to you.
— Women Of History (@WomenOfHistory) March 23, 2013
Menggelitik :)
"Jangan pernah menilai pemberian orang dari harganya, tapi nilailah dari... Harga Jual Kembalinya."
— Safir Senduk (@SafirSenduk) March 23, 2013
Shine :)
"How far that little candle throws his beams. So shines a good deed in a weary world." - Shakespeare#quotes
— Motivational Tweets (@Tweets2Motivate) March 24, 2013
Smile :)
The smile on my face doesn't mean my life is perfect. It means I appreciate what I have and what God has blessed me with.
— Love And Life Notes (@BestLoveNotes) March 27, 2013
Noted
Tuhan memakai orang di sekeliling kita agar pribadi kita bisa 'naik kelas' dan menyenangkan hati semua orang akan membuat kita terlihat konyol karena bukan itu tujuan utama kita berada di dunia ini.
-Rolasia-
Minggu, 24 Maret 2013
Sebatas ide
You know you have a good idea when it just wouldnt die in your head.
— Pandji Pragiwaksono (@pandji) March 23, 2013
DEG! ini kalimat menyentil saya. Semalam dan tadi pagi dalam perjalanan menuju tempat tes bahasa, saya mengeluhkan kepada teman saya bahwa begitu banyak ide di otak saya dan dia yang cuma sebatas ide, namun, belum pernah coba direalisasikan. Ya, cuma sebatas ide saja. Berhasil atau enggaknya kita tidak tahu, karena tidak dicoba. Banyak alasan yang dikeluarkan oleh masing-masing kami untuk membenarkan diri, bahwa kami tidak melakukannya hanyalah karena tidak tahu harus mulai dari mana.
Konyol memang. Kami menyadari itu adalah kelemahan kami. Seseorang yang telah berhasil melakukan idenya, kami yakini tidak langsung berhasil, tapi pernah mengalami kegagalan dalam mewujudkan ide yang ada di pikirannya. Lalu, kalau hingga saat ini kami bertanya dari mana kami harus melangkah, siapakah yang dapat menuntun kami?
Salam,
Ingrid Tambun
Langganan:
Postingan (Atom)